Gelar juara IBF milik Golovkin dicopot

Vanes Martirosyan, Gennady Golovkin

Petinju kelas menengah asal Kazakhstan, Gennady Golovkin, kehilangan gelar International Boxing Federation (IBF). Sabuk juara tersebut dilucuti karena Golovkin tak mampu mewujudkan pertarungan wajib melawan petinju Ukraina, Sergiy Derevyanchenko.

Seharusnya, laga memperebutkan gelar ini berlangsung pada 3 Agustus. Nyatanya, tak ada kesepakatan sehingga IBF memutuskan untuk mencopot gelar Golovkin per 6 Juni sehingga saat ini sabuk juara tersebut lowong. IBF meminta dua petinju peringkat teratas untuk memperebutkan gelar tersebut.

Golovkin memenangi gelar ini setelah menang atas petinju Kanada, David Lemieux, pada 2015. Dengan pencabutan tersebut, kini Golovkin hanya menyandang status juara versi WBA dan WBC. Sabuk WBO disandang petinju Inggris, Billy Joe Saunders.

Dalam sebuah pernyataan, IBF mengatakan bahwa Golovkin diminta untuk melakoni tarung wajib tersebut pada April tetapi batal. Petinju 36 tahun tersebut justru sepakat melawan Vanes Martirosyan pada 5 Mei.

Laga ini (melawan Martirosyan) hanya menjadi akibat samping dari kegagalan mewujudkan pertarungan ulang melawan Saul “Canelo” Alvarez. Laga terpaksa ditunda karena Saul gagal tes doping.

IBF pun setuju dengan permintaan Golovkin yang sepakat melawan Derevyanchenko pada 3 Agustus. Namun, sampai sekarang tidak ada kesepakatan dan justru muncul laporan Golovkin selangkah lebih dekat untuk mewujudkan pertarungan melawan Saunders. Petinju 28 tahun ini sudah dua kali gagal mempertahankan gelar melawan Martin Murray karena cedera.

Keputusan IBF membuat promotor Golovkin, Tom Loeffler, kaget. Dia yakin, pihak Derevyanchenko tidak meminta IBF mencopot gelar Golovkin.

Comments