Kalahkan Djokovic dan ke semifinal, Cecchinato bikin sejarah

Petenis asal Italia, Marco Cecchinato, membuat kejutan pada babak perempat final grand slam French Open 2018. Pemain non-unggulan ini menyingkirkan Novak Djokovic untuk meraih tiket semifinal Roland Garros.

Dalam duel pada Selasa (5/6/2018), petenis peringkat ke-72 dunia tersebut harus bermain selama empat set sebelum menang 6-3, 7-6 (7-4), 1-6, 7-6 (13-11). Selanjutnya, pemain berusia 25 tahun ini akan bertemu petenis Austria, Dominic Thiem, untuk memperebutkan tiket ke partai puncak.

Bagi Cecchinato, ini merupakan prestasi terbesar sepanjang kariernya sebagai petenis profesional. Sebelumnya, dia tidak pernah meraih kemenangan dalam babak utama grand slam. Wajar bila Cecchinato bahagia dan mengaku pencapaian ini mengubah hidupnya.

Pertemuan Cecchinato dan Thiem pun bakal menghadirkan sejarah baru bagi mereka. Pasalnya, pemenang laga nanti untuk pertama kalinya menembus final grand slam.

Thiem, yang merupakan unggulan ketujuh, lolos ke semifinal usai menang atas pemain Jerman yang ditempatkan sebagai unggulan kedua, Alexander Zverev. Ini menjadi semifinal ketiga bagi Thiem di Roland Garros.

“Mungkin saya tidur. Hal yang luar biasa, saya tak percaya dengan kenyataan ini. Saya sangat bahagia karena tak yakin bisa mengalahkan Novak Djokovic di perempat final Roland Garros,” ujar Cecchinato seperti dikutip dari BBC Sport.

“Ketika saya melihat bola pengembalianku mengenai garis, ini menjadi momen terbaik dalam hidupku,” tambah Cecchinato ketika meraih poin saat meraih match point.

Kini, Cecchinato, yang sempat dihukum karena terlibat match-fixing pada 2016, mencatat sejarah sebagai petenis pertama dari Italia yang mencapai semifinal grand slam sejak 1978. Dia juga menjadi petenis dengan peringkat terendah yang mencapai babak ini di Roland Garros sejak petenis nomor 100 dunia, Andrei Medvedev, melakukannya pada 1999.

Comments