Ikut aksi Neymar, siswa SD di Inggris tak boleh main bola

Neymar

Kepala sekolah dasar (SD) Home Farm School di Colchester, Essex, Inggris, Richard Potter, membuat keputusan yang mengejutkan. Dia melarang siswa sekolah tersebut bermain sepak bola selama satu minggu karena meniru aksi Neymar pada Piala Dunia 2018.

Langkah tersebut diambil setelah Potter menyaksikan bagaimana anak-anak melakukan diving dan terlibat dalam pertengkaran dalam sebuah pertandingan di sekolah tersebut. Dia langsung menghentikan laga itu dan berujung larangan bermain bola karena tak ingin anak didiknya meniru aksi yang tidak sportif.

“Siswa berusia 4-11 tahun berusaha meniru para pemain yang lebih tua. Ini menimbulkan adu argumen. Saya sama sekali tidak anti-sepak bola tetapi ini merupakan kesempatan pembelajaran untuk membangun sportivitas mereka,” ujar Potter seperti dikutip dari Mirror.

Keputusan Potter membuat para orang tua terkejut. Mereka mengatakan bahwa ketakutan kelapa sekolah sangat berlebihan karena seharusnya Piala Dunia justru membuat anak muda lebih bergairah bermain sepak bola.

“Piala Dunia seharusnya menjadi ajang yang mendorong lebih banyak anak muda bermain sepak bola. Fakta bahwa kepala sekolah melarang anak-anak bermain bola sangat mengejutkan,” demikian pernyataan orang tua.

“Seharusnya ada metode lain yang bisa digunakan untuk mencegah anak-anak berperilaku agresif.”

Sementara itu seorang psikolog anak, Emma Kenny, mengatakan bahwa peraturan tersebut sama halnya dengan mengikat lengan anak-anak. Menurutnya, ada sisi positif dari jatuh dan terlibat kontak fisik dalam olahraga.

Memang, Neymar menjadi sorotan selama Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia. Penyerang timnas Brasil ini dituduh bereaksi berlebihan ketika mendapat pelanggaran dari pemain lawan karena ketika jatuh, dia biasanya berguling-guling sambil memegangi kaki atau bagian lain yang dilanggar.

Comments