Mantan presiden Madrid kecam penjualan Ronaldo

Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon, mengecam keputusan klub raksasa Liga Spanyol tersebut karena menjual Cristiano Ronaldo pada bursa transfer musim panas ini. Diakuinya, Madrid sudah membuat kesalahan besar karena melepas sang bintang.

Ronaldo pindah ke Juventus setelah klub raksasa Liga Italia tersebut menebusnya dengan harga 100 juta euro (sekitar Rp 1,7 triliun) dan terikat kontrak selama 4 tahun. Ronaldo, yang sudah diperkenalkan secara resmi kepada publik Allianz Stadium pada Senin (16/7/2018), akan menerima gaji 30 juta euro (sekitar Rp 504,920 miliar) per musim.

Sembilan musim di Santiago Bernabeu, Ronaldo meraih kesuksesan besar. Dia memboyong banyak gelar bergengsi termasuk 4 trofi Liga Champions.

Namun, Ronaldo dikabarkan memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Florentino Perez, yang merupakan suksesor Calderon sebagai presiden di Madrid. Ini termasuk penyebab mantan winger Manchester United tersebut bersedia angkat kaki.

“Penjualan Cristiano Ronaldo membuat saya sangat sedih. Tak cuma biaya, perjuangan saya sangat berat untuk mencapai kesepakatan dengan Manchester United karena klub tersebut tak mau menjualnya,” ujar Calderon kepada Diario AS.

“Dia bisa mencetak 60 gol dalam satu musim untuk anda dan tidak ada pemain lain dengan harga 100 juta euro yang bisa melakukan itu.”

“Harga tidak menjadi masalah tetapi mengapa klausul pelepasannya tidak pernah tercapai karena tidak ada yang sepadan dengan dia. Ini merupakan sebuah kesalahan besar.”

Madrid membeli Ronaldo dari Man United pada Juli 2009 dengan harga 94 juta euro (sekitar Rp 1,581 triliun). Nominal tersebut membuat Ronaldo sebagai pemain termahal dalam transfer kala itu.

Comments