Momota ingin seperti Chong Wei serta Lin Dan

Pebulu tangkis tunggal putra andalan Jepang, Kento Momota, baru saja meraih hasil gemilang pada ajang World Champinships 2018 di Nanjing, China. Pemain kidal ini jadi juara usai menang 21-11, 21-13 atas pemain andalan tuan rumah, Shi Yuqi, dalam laga final, Minggu (5/8/2018).

Hasil impresif tersebut kian membangkitkan gairah Momota, yang sempat dirundung prahara. Dia mencanangkan tekad untuk menyamai karier gemilang dua idolanya, Lee Chong Wei dan Lin Dan.

“Ada masa ketika saya jauh dari bulu tangkis dan saya menerima banyak dukungan. Sekarang, saya lebih kuat dibandingkan masa lalu,” tutur Momota seperti dikutip dari situs resmi BWF, Senin (6/8/2018).

“Saya ingin berterima kasih kepada semua yang mendukungku. Saya ingin menjadi seperti Lee Chong Wei dan Lin Dan yang memiliki karier panjang. Saya ingin menikmati permainanku dan menghibur penonton,” tambah pemain 23 tahun ini, yang membuat sejarah sebagai pemain pertama dari Jepang yang meraih gelar juara dunia.

Dua tahun lalu, Momota dan seniornya, Kenichi Tago, dihukum karena terlibat skandal judi ilegal. Asosiasi Bulu Tangkis Jepang, NBA (Nippon Badminton Association), melarang dia terlibat dalam bulu tangkis selama 15 bulan, termasuk absen pada Olimpiade Rio 2016.

Setelah melewati masa kelam itu, Momota langsung bangkit. Dalam turnamen Canada Open pada Juli 2017, yang menandai debutnya setelah hukuman itu, Momota keluar sebagai runner-up.

Setelah itu, dia meraih lima gelar sepanjang musim 2017. Momota menjadi juara K&D Grapichs International Series, Belgian International, Czech Open, Dutch Open dan Macau Open.

Performa Momota kian meningkat pada 2018. Dia menjadi jawara Badminton Asia Championships, Vietnam International Challenge dan Indonesia Open sebelum naik podium utama World Championships. Selanjutnya, dia akan bertarung membela Jepang pada Asia Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Comments