Tontowi/Liliyana hanya perlu 30 menit ke final

Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi pemenang dalam perang saudara dalam partai semifinal turnamen Indonesia Open 2018. Dalam laga di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (7/7/2018), unggulan utama ini menang atas rekannya di Pelatnas Cipayung, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Tontowi/Liliyana tak perlu waktu terlalu lama untuk menyegel tiket ke final. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini hanya berjuang 30 menit sebelum menang straight game 21-18, 21-8.

Ini berarti Tontowi/Liliyana hanya tinggal selangkah lagi mempertahankan gelar turnamen tersebut, sekaligus meruntuhkan keangkeran Istora. Pada partai puncak, Minggu (8/7), Tontowi/Liliyana akan bertemu unggulan keempat dari China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, atau pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Hafiz Faizal, Gloria Emanuelle Widjaja_PBSI

Memang, Istora sangat tidak bersahabat dengan Tontowi/Liliyana. Sepanjang kariernya, mantan pasangan nomor satu dunia ini belum pernah menjadi juara Indonesia Open di tempat tersebut. Tahun lalu ketika mereka menjadi juara, turnamen ini berlangsung di Jakarta Convention Centre.

Indonesia memiliki empat wakil dalam semifinal turnamen ini. Selain Tontowi/Liliyana dan Hafiz/Gloria, ada dua pasangan ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Sayang, mereka sudah langsung terlibat perang saudara. Namun sisi positif dari pertemuan ini, Indonesia dipastikan memiliki dua wakil dalam laga final besok di mana satu tempat sudah diisi Tontowi/Liliyana.

Comments