Dipersiapkan sebulan, Tontowi/Liliyana diharapkan juara

Pelatih bulu tangkis ganda campuran nasional, Richard Mainaky, mengaku sudah menyiapkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir selama satu bulan untuk menghadapi turnamen Malaysia Open 2018. Mereka diharapkan bisa menjadi juara.

Turnamen yang masuk dalam kategori BWF World Tour Super 750 itu akan digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 26 Juni-1 Juli. Tontowi/Liliyana pernah menjadi juara ajang tersebut dua tahun lalu setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, pada babak final.

Kali ini, Tontowi/Liliyana datang dengan status unggulan pertama.

“Kondisi Tontowi/Liliyana saat ini oke. Secara umum, mereka dalam kondisi yang baik,” ucap Richard seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

“Mereka sudah saya persiapkan sekitar satu bulan untuk turnamen ini,” kata Richard lagi.

Tontowi/Liliyana akan membuka perjuangan dengan menghadapi wakil Taiwan, Liao Min Chun/Chen Hsiao Huan. Jika lolos terus melaju ke perempat final, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini berpeluang bertemu rekan senegara, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Selain Tontowi/Liliyana dan Praveen/Melati, Indonesia juga menurunkan pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Ronald Alexander/Annisa Saufika. Sementara itu, pasangan Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto batal diberangkatkan karena Ricky sakit.

“Keadaan Ricky memang kurang baik karena kemarin setelah Lebaran dia sakit tenggorokan sehingga amandelnya sempat bengkak. Jadi, lebih baik dia persiapkan diri untuk Indonesia Open saja,” kata Richard.

Mundurnya Ricky membuat Indonesia juga kehilangan wakil pada sektor ganda putra. Pasalnya, dia pun batal tandem dengan Angga Pratama.

Sejatinya Ricky sudah difokuskan bermain pada nomor ganda campuran. Namun, dari segi peringkat dunia, Ricky dan Angga masih lolos kualifikasi untuk bertanding di Malaysia sehingga wajib tampil untuk menghindari denda dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF).

Comments