Peraih medali perak Olimpiade 2016 tak diistimewakan

Chan Peng Soon-Goh Liu Ying

Pelatih ganda campuran Malaysia, Pang Cheh Chang, berharap pemain asuhannya berjuang sekuat tenaga mengisi dua slot yang tersedia untuk Asian Games 2018 di Indonesia, 18 Agustus-2 September. Dia tak mau mengistimewakan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, peraih medali perak Olimpiade Rio 2018.

Malaysia memiliki tiga pasangan ganda campuran. Selain Chan/Goh, ada Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie dan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.

“Saya hanya bisa memilih dua pasang sehingga beberapa turnamen mendatang sangat penting. Saya akan memilih dua yang terbaik berdasarkan penampilan mereka dalam turnamen. Saya mau tiga pasangan ini bersaing,” ujar Chang seperti dikutip dari NST.

Sebelum Asian Games, ada turnamen Malaysia Open (26 Juni-1 Juli), Indonesia Open (3-8 Juli), Thailand Open (10-15 Juli) dan Singapore Open (17-22 Juli). Selain itu, ada Kejuaraan Dunia pada Juli nanti. Namun untuk turnamen yang disebutkan terakhir, Malaysia hanya memiliki dua wakil karena Peng Soon/Liu Ying berada di dalam daftar cadangan.

Di antara tiga pasangan tersebut, Chan/Goh menduduki ranking terendah (26 dunia) karena mereka hanya bermain dalam tujuh turnamen sejak kembali bertandem tahun ini. Namun, Chang mengakui bahwa Chan/Goh memiliki keunggulan atas rekan-rekannya yang memiliki peringkat lebih bagus.

“Saya berharap ada terobosan dari Huat/Shevon dan Kian Meng/Pei Jing. Levelnya dengan Peng Soon/Liu Ying tidak jauh, tetapi mereka belum mencapai di sana,” ujar Chang.

“Mereka mungkin memiliki peringkat lebih tinggi daripada Peng Soon/Liu Ying, tetapi pasangan tersebut masih berjuang untuk mendapatkan gelar superseries. Peng Soon/Liu Ying lebih berpengalaman dan sudah mengalahkan pasangan terbaik dunia.”

Comments