Lin Dan dipaksa bermain 1 jam 7 menit untuk lolos

Legenda bulu tangkis dunia, Lin Dan, melangkah ke babak perempat final turnamen New Zealand Open 2018. Tunggal putra yang ditempatkan sebagai unggulan utama tersebut menyingkirkan Lakshya Sen (India).

Pemain kidal tersebut butuh perjuangan berat untuk melewati rintangan pada babak kedua, Kamis (3/5/2018). Dalam pertandingan di North Shore Events Centre, Auckland, Selandia Baru, Lin Dan menang rubber game 15-21, 21-15, 21-12 selama 1 jam 7 menit.

Dengan demikian, pemain 34 tahun tersebut yang merupakan peraih dua medali emas Olimpiade (2008 dan 2012), menjaga asa untuk meraih gelar pertama pada tahun 2018, setelah menjadi runner-up All England Open. Terakhir kali mantan pemain nomor satu dunia tersebut memperoleh gelar pada turnamen Malaysia Open 2017.

Pada babak delapan besar, Jumat (4/5), Lin Dan kembali bertemu pemain India, Sameer Verma. Unggulan kelima ini lolos setelah menang 21-17, 21-19 atas Lee Cheuk Yiu (Hong Kong). Verma pula yang menjegal pemain senior Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, pada babak pertama.

Satu ganda putra Indonesia tersingkir

Dari sektor ganda putra, satu wakil Indonesia tersingkir. Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra, tak mampu melewati rintangan pemain China, Chai Biao/Wang Zekang.

Dalam duel berdurasi 37 menit, Sabar/Frengky kalah 19-21, 14-21. Ini membuat Chai/Wang akan memperebutkan tiket menuju semifinal melawan unggulan utama Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin (Taiwan) atau Tae In Jung/Hwi Tae Kim (Korea Selatan).

Masih ada tiga wakil ganda putra yang belum bertanding. Akbar Bintang Cahyono/Moh Reza Pahlevi Isfahani akan melawan He Jiting/Tan Qiang (China), Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso melawan Chan Peng Soon/Tang Jie Chen (Malaysia) dan Berry Angriawan/Hardianto melawan Ou Xuanyi/Xiangyu Ren (China).

Comments