Rafael Nadal pertegas status “King of Clay”

Rafael Nadal menegaskan statusnya sebagai king of clay alias raja tanah liat. Gelar juara turnamen Barcelona Open 2018 menjadi bukti terbaru bahwa dominasi petenis kidal ini sulit digoyahkan.

Dalam partai final, Minggu (29/4/2018), Nadal menang straight set 6-2, 6-1 atas petenis berusia 19 tahun dari Yunani, Stefanos Tsitsipas. Ini menjadi gelar ke-11 Nadal dalam turnamen di negaranya tersebut.

Nadal, yang pekan lalu juga mengoleksi gelar ke-11 Monte Carlos Masters, belum mendapat tantangan serius saat berlaga di lapangan tanah liat. Ini membuat dia membukukan kemenangan ke-19 secara beruntun dan juga menuai straight set untuk ke-46 kali. Nadal tak pernah kalah di lapangan tanah liat sejak bertemu Dominic Thiem di Roma tahun lalu.

“Sangat sulit melukiskan bagaimana memenangi 11 titel dalam sebuah turnamen. Menang 11 gelar Monte Carlos dan 11 Barcelona merupakan sesuatu yang saya tidak bisa bayangkan. Saya hanya menikmati setiap pekan dan fakta bahwa saya bermain pada sebuah turnamen yang saya nikmati sungguh sangat berarti,” ujar Nadal dikutip dari ESPN.

Ini menjadi gelar ke-77 Nadal sepanjang kariernya, yang membuat dia sejajar dengan John McEnroe sebagai petenis terbaik keempat pada Open Era. Hanya Jimmy Connors, Roger Federer dan Ivan Lendl yang berada di atasnya.

Comments