Rafael Nadal cetak sejarah di lapangan tanah liat

Rafael Nadal menambahnya dominasi lapangan tanah liatnya dengan meraih satu kemenangan sekaligus menjadi torehan sejarah dalam karirnya.

Nadal mengalahkan David Goffin 6-4, 6-0 untuk kemenangan ke-400 dalam karirnya di lapangan tanah liat pada hari Sabtu (28/4) dan mencapai final Barcelona Open untuk yang ke-11 kalinya. Ia gagal di awal set pertama tetapi dengan cepat ia mengambil alih pertandingan untuk meraih kemenangan ke 18 di lapangan tanah liat.

“Saya sangat senang. Saya bermain, saya pikir pertandingan terbaik saya sejauh ini, tidak diragukan lagi,” ujar Nadal. “Saya bermain dengan baik. Saya memainkan pertandingan yang sangat solid. Itu sangat penting bagi saya. Saya merasa kuat,” tambahnya.

Rafael Nadal telah memenangkan 44 set kemenangan berturut-turut di lapangan tanah liat yang sekaligus memperpanjang rekornya sendiri. Ia lapangan tanah liat terakhirnya datang melawan Dominic Thiem di Roma tahun lalu.

Nadal berada di urutan keempat dalam daftar pemenang sepanjang masa di Open Era. Guillermo Vilas dari Argentina berada di puncak dengan 659 kemenangan, di atas Manuel Orantes dari Spanyol dengan 502 kemenangan dan Thomas Muster of Austria, 422 kemenangan.

Bertemu petenis muda di final

Nadal harus memenangkan gelar Barcelona ke-11 pada hari Minggu untuk mempertahankan peringkat No. 1. Sebelumnya ia memenangkan ke-11 nya di Monte Carlo Masters minggu lalu.

Petenis Spanyol dengan peringkat teratas itu akan menghadapi Stefanos Tsitsipas yang masih berusia 19 tahun. Tsitsipas merupakan pemain Yunani pertama yang berhasil mencapai final ATP Tour dalam 45 tahun terakhir. Dia mengalahkan unggulan kelima Pablo Carreno Busta dari Spanyol 7-5, 6-3.

“Stefanos adalah pemain hebat,” sebut Nadal. “Selalu pemain muda memiliki sesuatu yang spesial dan dia bermain dengan kepercayaan diri yang besar. Dia bermain sangat baik, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” tambahnya.

Tsitsipas yang berada di peringkat 63 dunia, adalah finalis termuda di Barcelona sejak 2005. Dia mencoba menjadi juara pertama yang tidak diunggulkan di turnamen sejak Gaston Gaudio pada 2002.

“Saya pergi ke lapangan dan menikmati setiap momen,” kata Tsitsipas, yang bisa menjadi orang Yunani pertama yang memenangkan gelar ATP Tour. “Saya sangat bangga pada diriku sendiri dan juga aku percaya aku membuat negaraku bangga,” tegas pemain muda tersebut. Sebelumnya, petenis Yunani tidak berhasil mencapai final sejak Nicholas Kalogeropoulos pada tahun 1973.

Ini akan menjadi pertandingan pertama antara Nadal dan Tsitsipas.

 

 

 

 

 

Comments