Valentino Rossi nilai gaya balap Marquez kotor

Marc Marquez dianggap membahayakan MotoGP dan membalap dengan cara yang kotor. Pernyataan itu menjadi kekecewaan Valentino Rossi yang gagal mendapat poin di GP Argentina Senin dini hari (9/4) atau Minggu malam waktu setempat.

Kemarahan Valentino Rossi memang beralasan. Kekesalannya memuncak akibat peristiwa di lap ke-20. Marquez, pembalap yang tengah berada di urutan kedelapan secara tiba-tiba mengambil jalur Rossi di tikungan ke 13 hingga menyentuh motor The Doctor. Rossi tetap mencoba untuk menjaga keseimbangan motornya namun akhirnya ia terjatuh. Meski bisa kembali melanjutkan balapan, Rossi hanya bisa finis di urutan ke-19, tepat di belakang Marquez yang mendapat penalti 30 detik.

“Ini merupakan situasi yang sangat buruk karena Marquez menghancurkan olahraga ini. Marquez tidak memiliki rasa hormat sedikit pun kepada para rivalnya. Ia mungkin tidak akan pernah memiliki sikap itu,” ujar Valentino Rossi usai balapan.

“Ketika memacu kendaraan 300 kilometer per jam di lintasan, Anda harus menghormati semua rival. Anda harus menjadi lebih kuat dan mencapai performa maksimal. Namun, situasi seperti ini membuat semuanya berakhir,” Rossi menambahkan.

Kali ini, Rossi juga tidak berniat memaafkan Marquez. Selain menyebut permainan Marquez kotor, Rossi juga menuduh The Baby Alien miliki unsur kesengajaan dalam balap tersebut.

“Ia (Marquez) sengaja menyentuh saya. Ia menabrak kaki dan motor saya, mendorong saya menjauh dari lintasan saya. Saya jatuh. Itu membuatnya tampak bahagia,” tambah Rossi.

Upaya Marquez dan tim Honda untuk meminta maaf usai balap dengan mendatangi  garasi Rossi ditolak. Alessio ‘Uchio’ Salucci yang merupakan sahabat Rossi melarang Marquez menemui rekannya tersebut. Ini bukan pertama kalinya kedua rider tersebut terlibat insiden. Kejadian serupa pernah terjadi 2015 silam di Sepang.

 

 

 

Comments