Siapa berminat jadi sponsor Halep?

Australian Open masih menyisakan banyak cerita setelah resmi berakhir akhir pekan kemarin (28/1). Salah satunya dari partai tunggal putri dimana trofi menjadi milik Caroline Wozniacki. Namun tak kalah menarik adalah penampilan Simona Halep. Bukan saja dari segi permainan dengan kegigihannya melawan Wozniacki dalam 3 set, tapi juga gaya berbusananya.

Halep tampil dalam balutan busana merah. Desain baju Halep juga apik sesuai dengan gayanya. Tapi siapa sangka jika busana ini merupakan desainnya sendiri.

“Saya mengirim contoh gambar busana dari Cina sebenarnya. Salah satu manager saya membantu,” ujar Halep. “Dalam 24 jam saya sudah memiliki busana sendiri dan sangat sempurna. Saya juga memilih modelnya sendiri walaupun terlalu polos. Tidak ada yang spesial di baju itu. Tapi itu bagus dan saya menyukainya,” ujar petenis Rumania itu menjelaskan.

Ironis memang. Mantan petenis nomor 1 dunia itu belum juga memiliki sponsor saat mengikuti Australian Open. Bahkan hingga Grand Slam itu selesai, Halep yang kini bertengger di posisi 2 WTA belum juga punya sponsor.

Terakhir kali Adidas memutus kontrak dengan Halep. Ketidaksepakatan dengan pihak Halep berujung pada akhir kontrak dengan perusahaan apparel Jerman tersebut. Halep mengaku manajernya saat ini tengah berupaya menjalin kerjasama dengan sejumlah sponsor namun masih dalam tahap negosiasi.

Kerjasama antara Halep dengan Adidas berakhir awal Desember 2017 beberapa pekan sebelum ia menjadi petenis nomor 1 dunia. Halep dan brand tiga garis itu sebelumnya menjalin 4 tahun kerjasama. Adidas juga menjadi sponsor untuk Caroline Wozniacki yang memenangkan Australian Open.

Prestasi memang belum tentu menjadi jaminan merk tertentu bekerjasama dengan atlet. Atletpun bebas untuk memiliih apparel yang cocok sebagai representasinya. Berkaca dari pengalaman Halep dan kemampuannya, ia sudah selayaknya mendapat apparel yang pas.

Comments